ARTIKEL TENTANG LOCAL LOOP DAN SUBNET
Nama : Devaiz Aulia Ardana
Kelas : TJKT-2
No,Abs : 10
Pengertian Local Loop dan Subnet pada ISP
Local loop adalah koneksi fisik yang menghubungkan pengguna akhir (misalnya rumah atau bisnis) dengan kantor pusat penyedia layanan telekomunikasi (ISP). Subnet adalah bagian dari jaringan IP yang dibagi-bagi lagi menjadi kelompok-kelompok jaringan yang lebih kecil, yang berguna untuk mengelola lalu lintas jaringan dan keamanan.
- Local Loop:Dalam konteks ISP, local loop adalah jalur terakhir (last mile) yang menghubungkan pengguna akhir ke jaringan utama ISP. Ini bisa berupa kabel tembaga, fiber optik, atau teknologi lain tergantung pada jenis layanan dan infrastruktur ISP.
- Subnet:Subnet adalah cara membagi jaringan IP yang lebih besar menjadi kelompok-kelompok jaringan yang lebih kecil. Ini penting untuk beberapa alasan:
- Efisiensi: Membagi jaringan menjadi subnet memungkinkan ISP untuk menggunakan alamat IP secara lebih efisien.
- Keamanan: Subnet membantu memisahkan lalu lintas jaringan, meningkatkan keamanan dan mencegah akses yang tidak sah.
- Pengelolaan: Subnet memudahkan pengelolaan jaringan, terutama di lingkungan dengan banyak perangkat dan pengguna.
Dengan
kata lain, local loop adalah koneksi fisik yang menghubungkan pengguna
ke ISP, sedangkan subnet adalah cara untuk mengorganisir dan mengelola
jaringan IP di dalam jaringan ISP.
Perbedaan Local Loop dan Subnet
Local loop dan subnet merupakan konsep yang berbeda dalam jaringan ISP. Local
loop adalah koneksi fisik yang menghubungkan pelanggan dengan jaringan
ISP, sedangkan subnet adalah teknik membagi jaringan menjadi beberapa
sub-jaringan yang lebih kecil untuk pengelolaan yang lebih efisien.
Local Loop:
- Pengertian:
- Fungsi:
Menyediakan koneksi fisik untuk mentransmisikan data, suara, atau sinyal lainnya antara pelanggan dan jaringan ISP.
- Contoh:
Kabel
telepon (untuk DSL), kabel fiber optik, atau koneksi nirkabel yang
menghubungkan rumah atau kantor ke infrastruktur jaringan ISP.
- Lingkungan:
Local
loop biasanya memiliki jarak yang lebih pendek, mungkin beberapa ratus
meter hingga beberapa kilometer, yang menghubungkan satu titik demarkasi
dengan kantor pusat ISP.
SUBNET :
- Pengertian:Subnetting adalah proses membagi jaringan yang lebih besar menjadi beberapa sub-jaringan yang lebih kecil.
- Fungsi:Mempermudah pengelolaan jaringan, meningkatkan keamanan, dan membatasi lalu lintas jaringan di dalam sub-jaringan.
- Contoh:Sebuah ISP mungkin membagi jaringan mereka menjadi subnet untuk setiap wilayah, atau untuk pengguna yang berbeda.
- Lingkungan:Subnet biasanya berupa kumpulan IP address yang berada dalam jaringan yang sama, tetapi diisolasi secara logis.Perbedaan Utama:
- Fokus:Local loop berfokus pada koneksi fisik, sedangkan subnet berfokus pada organisasi dan pengelolaan jaringan secara logis.
- Penerapan:Local loop adalah jalur koneksi fisik, sedangkan subnet adalah teknik membagi jaringan.
- Skala:Local loop adalah koneksi individu, sedangkan subnet dapat diterapkan pada jaringan yang lebih besar.
Beberapa Contoh ISP di Indonesia dan Deskripsi Singkatnya
- IndiHome (Telkom Indonesia)
Salah satu layanan internet rumah terbesar di Indonesia. Menawarkan paket internet fiber optik, TV kabel, dan telepon rumah. - Biznet
Fokus pada layanan internet cepat berbasis fiber untuk rumah dan bisnis. Dikenal dengan kecepatan stabil dan layanan premium. - First Media
Menyediakan layanan internet broadband dan TV kabel. Terkenal di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. - MyRepublic
Penyedia layanan internet fiber dengan kecepatan tinggi, terutama populer di kalangan gamer dan streamer. - XL Home
Bagian dari XL Axiata. Menawarkan layanan internet rumah berbasis fiber dengan berbagai pilihan paket bundling. - Oxygen ID
Fokus pada layanan internet cepat berbasis fiber optik untuk rumah, apartemen, dan bisnis. - CBN (Cyberindo Aditama)
Salah satu ISP tertua di Indonesia. Menyediakan internet untuk rumah, bisnis kecil, hingga perusahaan besar.
Comments
Post a Comment