Produk 33 - VLAN

 Nama : Devaiz Aulia Ardana

Kelas : XI TJKT-2

No,Abs : 10

TEORI

Pengertian VLAN

VLAN (Virtual Local Area Network) adalah sub network yang dapat mengelompokkan kumpulan perangkat pada jaringan area lokal fisik (LAN) yang terpisah. Virtual Local Area Network juga bisa dikatakan pengelompokkan logis perangkat dalam domain siaran yang sama. 

VLAN memudahkan administrator jaringan untuk mempartisi jaringan tunggal yang diaktifkan agar sesuai dengan persyaratan fungsional dan keamanan sistem mereka tanpa harus menjalankan kabel baru atau membuat perubahan besar dalam infrastruktur jaringan mereka saat ini. Virtual Local Area Network cenderung fleksibel karena didasarkan pada koneksi logis, bukan fisik. 

Fungsi VLAN 

Fungsi Virtual Local Area Network pada jaringan komputer adalah menyediakan metode pada jaringan yang dapat membagi jaringan fisik menjadi beberapa broadcast domain. 

Tujuan VLAN 

Pada intinya, Virtual Local Area Network adalah kumpulan perangkat atau node jaringan yang berkomunikasi satu sama lain seolah olah mereka membentuk satu LAN, padahal kenyataannya mereka ada di satu atau beberapa segmen LAN. Dalam pengertian teknis, segmen dipisahkan dari sisa LAN oleh jembatan, router, atau switch, dan biasanya digunakan untuk departemen tertentu. Ini berarti bahwa ketika sebuah workstation menyiarkan paket, mereka mencapai semua workstation lain di Virtual Local Area Network tetapi tidak di luarnya. 

Jenis-Jenis VLAN

Setelah memahami penjelasan-penjelasan sebelumnya, kali ini kita akan mencari tahu jenis-jenis VLAN yang mungkim belum Anda diketahui. Geeks for Geeks mengidentifikasi beberapa jenis VLAN yang paling sering digunakan:

1. Default VLAN

Default VLAN merupakan VLAN yang secara otomatis tersedia pada switch saat pertama kali diaktifkan. Umumnya, semua port pada switch akan menjadi bagian dari default VLAN yang dinamakan VLAN 1.

VLAN ini memungkinkan seluruh port dapat saling berkomunikasi saat switch baru diatur. Salah satu karakteristik utama dari default VLAN adalah bahwa namanya tidak dapat diubah atau dihapus.

2. Data VLAN

Sesuai dengan namanya, data VLAN dirancang khusus untuk “mengangkut” data pengguna. VLAN ini memisahkan traffic data pengguna dari traffic jaringan lain, sehingga mampu meningkatkan kinerja dan keamanan jaringan.

3. Voice VLAN

Voice VLAN dikonfigurasi secara khusus untuk membawa voice traffic suara atau VoIP (Voice over IP). Dengan memisahkan traffic suara dari data, kualitas panggilan suara terjaga dan mendapatkan prioritas tinggi untuk menghindari latensi dan gangguan.

4. Management VLAN

Management VLAN berfungsi untuk mengakses dan mengelola switch atau perangkat jaringan lainnya. Melalui penggunaan management VLAN, administrator jaringan dapat mengakses antarmuka manajemen perangkat dari jarak jauh, sehingga mempermudah dalam pengelolaan dan pemecahan masalah.

5. Native VLAN

Pada link trunk yang menghubungkan dua atau lebih switch, Native VLAN berfungsi untuk mengidentifikasi ltraffic yang tidak memiliki tag VLAN. Link trunk sendiri adalah koneksi fisik yang menghubungkan dua atau lebih switch, atau antara switch dan router, memungkinkan traffic dari berbagai VLAN untuk melewati satu kabel fisik yang sama.

Apabila ada perangkat di sisi lain yang tidak mendukung VLAN, perangkat tersebut tetap dapat berkomunikasi dengan jaringan.

6. Port-based VLAN

Dalam jenis VLAN ini, berbagai port yang ada di switch diatur untuk menjadi anggota dari VLAN tertentu. Setiap port hanya dapat menjadi bagian dari satu VLAN, sehingga semua perangkat yang terhubung ke port tersebut akan menjadi bagian dari VLAN yang sama.

Cara kerja VLAN 

Berikut adalah setail langkah demi langkah tentang cara kerja Virtual Local Area Network : 

  • Virtual Local Area Network dalam jaringan diidentifikasi dengan nomor
  • Rentang yang valid adalah 1-4094. Pada saklar Virtual Local Area Network, anda menetapkan port dengan nomor Virtual Local Area Network yang tepat 
  • Saklar kemudian memungkinkan data yang perlu dikirim antara berbagai port yang memiliki Virtual Local Area Network yang sama 
  • Karena hampir semua jaringan lebih besar dari satu saklar, harus ada cara untuk mengirim lalu lintas antara dua saklar
  • Salah satu cara sederhana dan mudah untuk melakukannya adalah dengan menetapkan port pada setiap switch jaringan. Dengan Virtual Local Area Network dan menjalankan kabel antara keduanya. 

VLAN Access

VLAN Access adalah jenis VLAN di mana setiap port switch terhubung ke satu VLAN saja. Setiap VLAN memiliki domain siaran terpisah dan hanya dapat berkomunikasi dengan perangkat di dalam VLAN tersebut. Ini memungkinkan untuk mengatur keamanan, menentukan bandwidth yang dapat diakses, dan mengisolasi masalah jaringan dalam VLAN tertentu tanpa memengaruhi jaringan atau vlan yang lain.

VLAN Trunk

VLAN Trunking adalah teknologi yang memungkinkan untuk mengirimkan banyak VLAN melalui satu port atau koneksi jaringan. Dalam VLAN Trunking , switch dapat menentukan mana paket yang harus disampaikan ke VLAN yang mana dengan menggunakan tag VLAN.

 

Tahap Instalasi


Tahap Konfigurasi
 SWITCH 1
 masuk pada switch lalu klik CLI masukan perintah
switch>en
switch#conf t
Switch(config)# vlan 100
Switch(config-vlan)# name (nama bebas)
Switch(config)# vlan 200
Switch(config-vlan)# name (nama bebas)
Switch(config)# interface f0/1
Switch(config-if)# switchport access vlan 100
Switch(config)# interface f0/2
Switch(config-if)# switchport access vlan 100
Switch(config)# interface f0/3
Switch(config-if)# switchport access vlan 200
Switch(config)# interface f0/4
Switch(config-if)# switchport access vlan 200
Switch(config-if)# interface f0/5
Switch(config-if)# switchport mode trunk
Switch(config)# do write


SWITCH 2
Masukan perintah
switch>en
switch#conf t
Switch(config)# vlan 100
Switch(config-vlan)# name (nama bebas)
Switch(config)# vlan 200
Switch(config-vlan)# name (nama bebas)
Switch(config)# vlan 300
Switch(config-vlan)# name (nama bebas)
Switch(config)# vlan 400
Switch(config-vlan)# name (nama bebas)
Switch(config)# interface f0/1
Switch(config-if)# switchport mode trunk
Switch(config)# interface f0/2
Switch(config-if)# switchport access vlan 100
Switch(config)# interface f0/3
Switch(config-if)# switchport access vlan 300
Switch(config)# interface f0/4
Switch(config-if)# switchport access vlan 200
Switch(config-if)# interface f0/5
Switch(config-if)# switchport access vlan 400
Switch(config-if)# interface f0/6
Switch(config-if)# switchport mode trunk
SWITCH 3
Masukan perintah
switch>en
switch#conf t
Switch(config)# vlan 300
Switch(config-vlan)# name (nama bebas)
Switch(config)# vlan 400
Switch(config-vlan)# name (nama bebas)
Switch(config)# interface f0/1
Switch(config-if)# switchport mode trunk
Switch(config)# interface f0/2
Switch(config-if)# switchport access vlan 300
Switch(config)# interface f0/3
Switch(config-if)# switchport access vlan 300
Switch(config)# interface f0/4
Switch(config-if)# switchport access vlan 400
Switch(config-if)# interface f0/5
Switch(config-if)# switchport access vlan 400
TAHAP PENGUJIAN
 
VLAN 100
 
VLAN 200
VLAN 300
VLAN 400

NB : Untuk pc dengan vlan berbeda akan muncul request time out dan pc dengan vlan yang sama maka akan muncul Reply From ............. Bytes.......time......TTL.....


Daftar Pustaka :

Comments

Popular posts from this blog

Produk 41 - Routing OSPF

Lab Campuran